Neeva, Startup Mesin Pencarian Berbayar yang Ingin Hapus Dosa Google Ads

Visual: Otong

Produk mesin pencarian kerap disorot karena masalah keamanan data dan iklan.

November 2017, Sridhar Rawaswamy mengambil keputusan besar dalam hidupnya untuk keluar dari Google. Perusahaan teknologi yang besar dengan mesin pencariannya itu kena cobaan karena YouTube panen hujatan setelah sebuah user yang rutin mengunggah video hiburan yang malah terkesan menyiksa anak. 

Bagi Rawaswamy, situasi itu tidak bisa dimaafkan. Platform digital seharusnya tak menggunakan sistem yang berlaku saat ini yang menetapkan views sebagai mata uang, dan konten tak beradab bak cara satu-satunya mendulang uang. "Model bisnis ads punya keterbatasan," katanya kepada The New York Times. 

Rasa jijik terhadap industri iklan digital mendorongnya membangun Neeva. Konsep produknya sama persis seperti mesin pencarian Google. Namun, Neeva menjanjikan perbedaan fundamental yakni layanan daring yang tak memunculkan iklan serta mengharamkan penggunaan data user yang acapkali disalahgunakan. 

Sridhar Rawaswamy. Dok: adage.com

Selain itu, pengalaman pencarian konten juga dijanjikan berbeda. Menurut Sequoia selaku salah satu investor, Neeva bakal mampu menjawab kebutuh konsumen yang semakin tak sudi preferensinya diatur algoritma sehingga membuat konten yang ada didominasi oleh mereka yang mampu membayar. 

Meski 87,35 persen penduduk bumi memenuhi rasa penasaran di internet kepada Google, industri mesin pencarian tak melulu begitu-begitu saja. Inovasi search engine baru terus bermunculan dengan beragam fitur, dan Neeva bukan penantang Google di industri ini. 

Sebut saja DuckDuckGo.com, mesin pencarian yang punya misi ambisius untuk melawan Google. Berbeda dengan Neeva, DuckDuckGo tetap menampilkan ads sebagai sumber monetisasi. Bedanya, DuckDuckGo tak akan merekam data penggunanya. Sumber pundi ini tetap diperlukan karena DuckDuckGo ingin menyediakan layanan Google secara gratis. 

Gagasan Neeva banyak mendapat kritik dari orang-orang yang skeptis terhadap janji-janji privasi. Misalnya Startpage yang bisa dibilang punya visi serupa, ternyata masih mengais data yang tersedia dari Google dan terpaksa harus patuh pada aturan main adsnya. Otomatis, data user tetap terekam dan tidak diketahui ke mana juntrungannya. 

Neeva belum beroperasi penuh yang saat ini berstatus beta testing dalam jumlah terbatas. Meski begitu, Neeva membuka uji coba kepada calon user dengan mendaftar di lamannya.